Selamat datang di Buku Raya — Mall Buku Digital Indonesia

Membangun Industri Maritim Inklusi – Peran Wanita dan Implementasi Resolusi 14 STCW Amandemen 10
Sewa buku ini untuk membaca versi digital.

Harga

Beli Cetak Rp 83.000
Sewa Digital / bulan Rp 10.000
Masuk untuk membeli atau menyewa buku ini.

Membangun Industri Maritim Inklusi – Peran Wanita dan Implementasi Resolusi 14 STCW Amandemen 10

Penerbit

CV Oxy Consultant

Vendor

CV Oxy Consultant

ISBN

978-634-9644-22-8

Tahun Terbit

2026

Halaman

80

Bahasa

Indonesia

Dilihat

0 kali

Ditambahkan

09 Oct 2026

Kategori

Sinopsis

Buku ini membahas bagaimana membangun industri maritim yang inklusif, yang memberikan kesempatan yang sama bagi wanita untuk berperan aktif pada industri kemaritiman, sehingga industri maritim bukan lagi industri yang ekslusif yang hanya khusus untuk pria

Buku ini membahas bagaimana implementasi resolusi 14 STCW Amandemen 2010. STCW Amandemen 2010 adalah salah satu konvensi internasional yang mengatur tentang standar minimal sertifikasi pelaut, berbagai pelatihan kepelautan dan dinas jaga awak kapal ketika bekerja di kapal. Sementara Resolusi 14 STCW secara khusus membahas tentang partisipasi wanita dalam industri maritim. Resolusi ini mengakui pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi wanita untuk berkarir di laut dan di darat dalam sektor maritim.

Hal-hal yang akan dibahas di dalam buku ini meliputi

  1. Latar belakang Resolusi 14 STCW Amandemen 2010.
  2. Hambatan dalam implementasi kesetaraan gender di perusahaan pelayaran.
  3. Inisiatif perusahaan untuk mengatasi tantangan gender.
  4. Bentuk dukungan perusahaan pelayaran.
  5. Eksistensi wanita dalam industri maritim.
  6. Membangun industri maritim inkulsif sesuai dengan Resolusi 14 STCW Amandemen 10.

Buku ini akan lebih jauh membahas tentang kebijakan perusahaan pelayaran dalam penerimaan awak kapal sesuai dengan Resolusi 14 STCW Amandemen 2010, sehingga keseimbangan awak kapal dari sudut pandang gender dapat dipenuhi.

Pada umumnya, kebijakan perusahaan pelayaran dalam perekrutan awak kapal diduga turut memengaruhi keseimbangan gender di profesi tersebut. Berbagai pemberitaan yang mengungkap praktik diskriminasi terselubung dalam proses rekrutmen awak kapal menunjukkan kondisi yang kurang memberikan kesempatan wanita dalam berperan aktif di industri kemaritiman.

 

Cite Buku

Ulasan Pembaca

Masuk untuk memberikan ulasan dan rating.

Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama!